Senin, 30 April 2012

Manfaat Madu Untuk Wajah

Sudah banyak yang tahu bagaimana bentuk cairnya madu asli dan rasa manisnya yang menggoda selera setiap lidah yang meraskannya. Bahkan tidak jarang orang yang memperoleh manfaat madu dalam banyak hal, misalnya saja manfaat madu untuk wajah.

Bila kita lihat dari sejarah pada zaman Mesir kuno, Ratu Cleopatra sudah menggunakan madu yang dicampur dengan susu putihnya ke dalam air mandinya, adapula Ratu Anne dari Inggris yang menggunakan campuran madu asli dan minyak untuk membuat rambutnya tergerai indah menawan. Sebuah penelitian yang dikutip dari Carefair, madu memiliki sejumlah nutrisi, vitamin, dan mineral yang sangat penting bagi kulit termasuk kulit wajah, kulit kepala, kulit sensitive yang berguna untuk melawan iritasi karena mengandung anti oksidan yang cukup tinggi. Madu juga berfungsi sebagai pelembab alami, manfaat madu juga merupakan salah satu caramenghilangkan bekas jerawat.

Saat ini banyak sekali produk produk kecantikan wajah yang ditawarkan di pasaran, jika anda tidak memilih salah satu diantara mereka cobalah melakukan perawatan wajah anda dengan menggunakan manfaat madu untuk wajah. Selain alami, dengan madu anda juga bisa menghemat biaya perawatan hingga ratusan ribu rupiah.

Caranya cukup sederhana, yakni campurkan madu asli dan susu dengan takaran yang secukupnya untuk wajah, lalu anda buat sebagai masker diwajah anda, biarkan beberapa saat hingga kering lalu bilas dengan air yang bersih. Selain anda gunakan untuk masker wajah, anda juga bisa menggunakan sebagai campuran air rendaman mandi anda dengan cara campurkan 2-3 sendok makan madu. Lalu bilas dengan air bersih. Rasakan sensasi yang berbeda setelah anda mendapatkan manfaat madu untuk wajah maupun untuk tubuh anda.

Selamat mencoba.
source:yayukwinarni.com

Manfaat Madu Untuk Kesuburan

 Lagi-lagi, madu asli memang luar biasa. Manfaatnya tak hanya untuk tubuh, kulit, atau kesembuhan penyakit. Masalah kesuburan sel telur dan sperma sebagai modal untuk memiliki anak, ternyata juga mampu diatasi madu.
Sejarah Madu

Madu asli sebagai terapi kesuburan sudah digunakan sejak zaman dahulu. Konon, di masa Anglo-Saxon, madu adalah barang pertama yang dibawa para pasangan muda saat bulan madu. Bahkan, istilah bulan madu, berasal dari kata "madu" yang sebenarnya. Jadi, maksudnya bulan madu itu merupakan bulan bagi para pasangan baru untuk menikmati indahnya masa perkawinan dengan turut serta membawa madu bersama mereka. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah karena madu dipercaya bisa menambah kesuburan dan gairah seksual agar mereka bisa cepat mempunyai anak.

Bangsa Yunani juga sering memberikan madu sebagai persembahan bagi /Astarte/ (dewi kesuburan, seksualitas, kedewasaan, cinta, dan perang). Mereka percaya bahwa dengan begitu, kesuburan para pasangan dan kelahiran anak-anak bagi mereka akan selalu dalam lindungan Astarte.

Dalam kitab suci Hindu,/Ayurveda/, manusia disarankan untuk menggunakan madu sebagai obat dalam masalah kesuburan, baik pada pria ataupun wanita. Bangsa India percaya bahwa meminum susu yang ditambah madu bisa meningkatkan jumlah sperma pria. Tak hanya itu, minuman tersebut juga berpengaruh pada stamina dan daya tahan sekualnya.

Menurut beberapa ahli nutrisi, madu memang dapat meningkatkan kemampuan seksual dan kesuburan. Di sini, madu akan merangsang ovarium untuk berovulasi (melepaskan sel telur) dan mempersiapkan rahim untuk segera hamil.

Clive Brockdorff dan istrinya Susan Fletcher yang merupakan pasangan konsultan nutrisi dan ahli /Apitherapy /(terapi dengan menggunakan madu dan lebah madu) di Amerika Serikat menjamin bahwa dalam 2 hingga 3 bulan, seorang wanita yang diterapi dengan madu akan bisa segera hamil.

Susan memaparkan mengenai manfaat madu bagi kesuburan, yaitu sebagai berikut :

  1. Mengembalikan dan memudakan kelenjar seksual. Baik kelenjar seksual wanita maupun pria. Hal ini karena zat yang terkandung di dalam madu akan merangsang dan memelihara sistem reproduksi ke arah yang lebih baik.
  2. Meningkatkan stamina dan daya tahan seksual.
  3. Meningkatkan kemampuan seksual yang disebabkan kelainan prostat.
  4. Meningkatkan fungsi ovarium dan kualitas sel telur.
  5. Mengurangi gejala yang berhubungan dengan PMS (/Pre-Menstrual Syndrome)./
Dalam suatu penelitian modern lain disebutkan juga bahwa penggunaan madu ternyata memang mampu meningkatkan kualitas sistem reproduksi ke arah yang lebih baik (bagi pria dan wanita). Ini artinya, kemampuan untuk bisa segera hamil memang bisa ditingkatkan dengan konsumsi madu. Anda tak sabar untuk segera memiliki anak? Konsumsilah madu secara teratur!

Tolong SHARE
artikel ini.source:anneahira.com      
   

Khasiat Madu Hilangkan Luka

Madu yang dipercaya sejak dahulu kala memiliki khasiat sebagai obat untuk menyembuhkan. Bekas luka yang muncul di wajah atau tubuh bisa membuat tidak percaya diri/malu. Tapi ada kabar bahwa madu bisa membantu menghilangkan bekas luka. Benarkah begitu?

James F Balch dan Phyllis A. Balch, dalam 'Prescription for Nutritional Healing' merekomendasikan penggunaan Madu Asli yang tidak disaring, tidak dipanaskan dan tidak diproses untuk mendapatkan manfaat terapeutiknya.

Madu murni memang agak kurang menarik jika dibandingkan dengan madu kemasan yang dijual baik di supermarket atau apotek. Tapi sebenarnya madu yang alami yang lebih banyak manfaat kesehatannya seperti antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Dalam jurnal Gulf Heart Association diketahui madu bisa merangsang proses penyembuhan, efektif dalam pengobatan luka dan merangsang regenerasi jaringan.

Untuk menghilangkan bekas luka seperti jerawat, direkomendasikan mencampurkan 2 sendok makan madu 2 sendok makan minyak zaitun, dari hasil pencampuran ini dioleskan ke kulit yang luka.

Setelah itu dipijat selama 3 menit dan menempatkan handuk hangat di kulit. Jika handuk tersebut sudah dingin maka angkat sambil menghapus campuran madu dan minyak zaitun tersebut. Selain itu bisa juga dicampurkan dengan minyak esensial lain untuk membuat masker.

Meski begitu jika seseorang diketahui memiliki jenis kulit yang sensitif, maka tak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini untuk mengurangi risiko efek samping di kulit.

semoga Bermanfaat.

source:squidoo.com

Madu Hilangkan Jerawat dan Menghaluskan Kulit

Madu tidak hanya mempunyai rasa enak dan manis. Ternyata madu juga bagus untuk kesehatan terutama untuk kulit. Bertambahnya usia membuat kulit kehilangan kemampuan untuk mengikat air yang akan mengakibatkan kulit kering dan keriput. Selain itu faktor yang mempengaruhi adalah faktor lingkungan seperti polusi udara dan berbagai zat kimia yang akan berdampak buruk pada 

Madu memiliki kemampuan menarik dan mengikat kelembaban sehingga kelembaban kulit tetap terjaga. Madu cocok untuk segala jenis kulit yang sensitive karena madu banyak mengandung mineral dan vitamin. Madu berperan sebagai antimicrobial yang bermanfaat menyembuhkan jerawat ringan. Madu juga sangat baik untuk dijadikan sebagai masker muka karena mengandung antiseptik dan antioksidan. Caranya mudah cukup dengan cara memanaskan madu selama 5 menit, lalu dinginkan kemudian gunakan masker menggunakan kuas, lalu diamkan 15 hingga 20 menit hingga masker madu kering.
 
Madu yang digunakan sebaiknya madu propolis karena tidak perlu memanaskan madu terlebih dahulu. Pertama-pertama campur garam dengan sedikit air hangat dan gunakan kapas atau cotton bud pada bagian yang berjerawat agar pori-pori kulit terbuka. Beri madu dan biarkan 15 hingga 20 menit, setelah itu basuh dengan air hangat dan tepuk perlahan hingga 
 
Selain itu alpha hydroxyl acids yang terkandung di dalam madu dapat digunakan sebagai krim kulit yang membantu pengelupasan. Zat tersebut juga bagus untuk meningkatkan perbaikan sel kulit dan peremajaan kulit dengan cara menjadikannya sebagai masker. Madu murni dapat dioleskan ke bagian wajah lalu diamkan 20 menit hingga kering. Lalu bilas dengan air hangat.
sumber : alasehat

sembuhkan jerawat secara alami dengan madu

Jika Anda berjerawat atau punya banyak bekas jerawat di wajah, tentu Anda akan mencoba segala hal untuk membuat jerawat dan bekasnya segera menghilang dari wajah. Alam telah menyediakan obat terbaik untuk menyembuhkan jerawat dan merawat kecantikan kulit. Anda dapat membersihkan kulit secara holistik dengan menggunakan produk alami dan mengonsumsi makanan sehat.

Salah satu produk alam yang bisa digunakan untuk merawat wajah berjerawat sekaligus mempercantik dan mengencangkan kulit wajah adalah madu. Madu dapat digunakan sebagai masker wajah untuk menghilangkan jerawat, bekas jerawat, serta mengurangi kemerahan dan iritasi akibat jerawat.

Madu mengandung sifat penyembuh alami yang terdiri dari enzim, antioksidan, dan anti bakteri yang dapat membantu membersihkan kulit. Selain itu, madu merupakan pelembab alami yang sangat bagus. Madu juga dapat mengurangi kelebihan minyak pada kulit. Masker wajah yang terbuat dari madu sangat bagus untuk orang yang memiliki kulit sensitif.

Menggunakan madu 2-3 kali seminggu sebagai masker wajah, bukan hanya akan mengurangi jerawat dan bekasnya, tetapi juga akan membuat kulit wajah bercahaya. Berikut adalah tips menggunakan madu sebagai masker wajah untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya:

  1. Gunakan bandana untuk mencegah rambut terurai ke area wajah sebelum menggunakan masker wajah dari madu.
  2. Hapus semua make-up dan cuci wajah dengan sabun lembut dan air hangat sebelum menggunakan masker madu.
  3. Tuangkan satu sendok makan madu murni yang masih mentah ke dalam mangkuk kecil. Jika mau, Anda bisa menghangatkan madu selama 10 detik dalam microwave sebelum menggunakannya.
  4. Oleskan madu menggunakan aplikator atau jari yang sebelumnya sudah dibersihkan. Oleskan madu dengan lapisan tebal ke seluruh area wajah. Biarkan madu menempel pada wajah selama 15 menit sampai satu jam.
  5. Untuk menghilangkan madu, usapkan handuk kecil yang telah dibasahi dengan air hangat ke wajah. Ulangi proses ini sampai semua madu benar-benar bersih dari wajah.
Anda dapat menggunakan masker madu ini 2-3 kali dalam seminggu atau sesuai dengan keinginan. sumber:oketips.com

Madu dan Penyakit Kencing Manis (Diabetes)

Madu sebagai minuman yang sangat berfaedah bagi kesehatan akhir-akhir ini sudah menjamur di masyarakat. Sebagai bagian dari Thibbun Nabawi, minuman yang dituntunkan oleh Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam ini sungguh ajaib dan berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit. Namun ada sedikit ganjalan, apakah madu aman dikonsumsi oleh penderita penyakit Kencing Manis (Diabetes) ? Tidakkah madu yang rasanya “manis” justeru akan meningkatkan kadar gula darah? Tulisan berikut ini mudah-mudahan dapat membantu anda..

Dalam The Journal of Medical Food tahun 2004, Waili NS melaporkan penelitian tentang efek madu terhadap glukosa plasma, C-reactive protein (CRP), dan lipid darah pada orang yang sehat, pasien diabetes, dan orang yang kelebihan lipid.

Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis terjadi karena adanya gangguan pada pankreas yang menghasilkan insulin. Padahal insulin dibutuhkan untuk memasukkan glukosa darah ke dalam sel. Dengan keadaan ini maka kadar glukosa darah orang diabetes sangat tinggi.

Penelitian oleh Waili dan kawan-kawan tersebut menunjukkan beberapa hasil. Pertama, pada orang sehat, ternyata gula biasa (dekstose) meningkatkan kadar glukosa plasma 52% pada satu jam pertama dan 3% pada dua jam, sedangkan madu asli meningkatkan kadar glukosa plasma 14% pada satu jam pertama dan 10% pada dua jam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa madu hanya meningkatkan sedikit kadar gula darah dibandingkan gula lainnya. Kedua, gula biasa dan madu buatan juga meningkatkan kadar trigliserida, sedangkan madu asli menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Ketiga, madu yang dikonsumsi selama 25 hari ternyata menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), serta meningkatkan kolesterol baik(HDL).
Pada pasien diabetes, madu asli dapat menurunkan kolesterol total,LDL dan CRP. Madu dapat dijadikan alternatif pemanis karena selain lebih baik metabolismenya, juga dapat meningkatkan kadar insulin dibandingkan sukrosa.

Dari penelitian tersebut, terlihat bahwa madu asli dapat mengurangi kadar glukosa darah dan mengurangi risiko penyakit jantung pada pasien diabetes sehingga menggantikan pemanis dengan madu mentah (raw honey) memberikan banyak keuntungan.

Di China, telah dipasarkan sebuah produk kombinasi pollen dan propolis Fengzhen yang diklaim para penelitinya dapat mengontrol kadar gula darah dan lemak. Selain itu, dikatakan pula obat ini dapat melenturkan pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi hingga mencegah komplikasi diabetes. Peneliti yang sama juga berhasil membuktikan efek propolis dalam mengobati diabetes mellitus sama baiknya dengan terapi tradisional lain, tetapi lebih cepat dalam menurunkan kadar gula darah. Juga propolis member efek yang baik pada pasien diabetes dengan gangguan radang gusi dan jamur di mulut. 

Madu Asli kaya dengan peptide dan karbohidrat kompleks yang membutuhkan proses enzimatik agar dapat dibakar sebagai energi. Ini membuat madu menjadi sejenis gula yang “lambat dibakar” atau memiliki indeks glikemik rendah hingga tidak memberatkan kerja insulin. Namun, beberapa madu ternyata memiliki indeks glikemik yang cukup besar sehingga perlu diperhatikan jenis madu apa yang paling cocok untuk diabetes dan gangguan kolesterol.
Semoga bermanfaat.

Madu Sebagai Antibiotik

Madu Asli sebagai antibiotik terbukti ampuh melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Umumnya penyakit infeksi yang dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan mengkonsumsi madu secara teratur antara lain luka infeksi, penyakit lambung dan saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru; penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

Penelitian Kamaruddin (1997), peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di Kualalumpur. Paling tidak ada 4 faktor keutamaan madu  yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri:
  • kadar gula madu asli yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak.
  • Madu mempunyai tingkat keasaman yang tinggi (pH 3.65) sehingga bakteri akan tidak bisa bertahan hidup.
  • Madu jika bersenyawa dengan air akan menghasilkan hydrogen peroksida yang bersifat desinfektan dan membunuh mikroorganisme pathogen.
  • Madu juga mempunyai senyawa organic yeng bersifat antibakteri spt flavonoid, polyphenol dan glikosida.
Madu sebagai antibiotik efektif untuk menumpas spesies microbial yang resistance terhadap antibiotic buatan manusia. Madu sebagai antibiotic juga memiliki beberapa kelebihan disbanding antibiotic buatan manusia antara lain :
  • Pengobatan dengan madu tidak menimbulkan inflamasi
  • Madu dapat mengurangi rasa sakit
  • Madu bersifat antimicrobial yang dapat mencegah microba tumbuh
  • Madu membersihkan luka infeksi
  • Pengobatan dengan madu menghilangkan bau pada luka
  • Madu mengobati luka lebih cepat dan tanpa menimbulkan bekas luka
  • Mempunyai stimulatory effect yang mempercepat tumbuhnya jaringan tubuh kembali
Madu sebagi antibiotik terbukti lebih efektif dari antibiotic buatan manusia seperti silver sulfadiazine hal ini berdasarkan hasil riset. Salah satu peneliti yang sangat mendalami masalah madu sebagai antibiotic ini adalah Peter Nolan seorang ahli riset biokimia dari The University of Waikato – New Zealand. source.madupropolis.com